Apa yang kulihat, kudengar dan kutahu.

Belajar Arab Melayu : Aturan Menulis Arab Melayu

Arab melayu adalah bahasa Indonesia atau Melayu  yang penulisannya di adaptasi dari aksara Arab yang disesuaikan sesuai kaidah penulisan huruf Arab.

Arab melayu berkembang di wilayah yang memiliki budaya melayu, seperti di seluruh daerah di pulau Sumatra terutama yang dahulu pernah berdiri kerajaan kerajaan Islam. Aksara ini dikenal sejak jaman Kerajaan Samudera Pasai dan Kerajaan Malaka.

Aksara (huruf) Arab yang digunakan adalah :

wau = و         Qof = ق        Tho = ط               Za = ز          Ha = ح        Alif = ا   
Ha = ه         Kaf = ك        Dlo = ظ            Sin = س        Kho = خ        Ba = ب  
ya = ي        Lam = ل        A'in = ع          Syin = ش         Dal = د        Ta = ت   
Hamzah = ء         Mim = م       Ghin = غ        Shod = ص        Dza = ذ      Tsa = ث   
Lam Alif  = لا      Nun = ن         Fa = ف        Dhod = ض         Ro = ر      Jim = ج   



Aksara tambahan :

cha = چ           (ha bertitik 3)  
nga = ڠ     (ain bertitik tiga)  
pa = ڤ            (fa bertitik 3)  
ga = ڬ              (kaf bertitik) 
va = ۏ            (wau bertitik)  
nya = ڽ           (nun bertitik 3)


Angka Arab yang digunakan adalah :

0 = ٠  1 = ١   2 = ٢   3 = ٣   4 = ٤   5 = ٥   6 = ٦   7 = ٧   8 = ٨   9 = ٩ 10 = ١٠


Aturan dan Cara penulisan (dengan asumsi anda pernah belajar menulis/membaca Al-Quran) :

1. Aksara ditulis secara gundul, sering disebut sebagai Arab Gundul.
2. Huruf alif yang berdiri sendiri berbunyi a atau e.
3. Huruf alif yang diikuti wau berbunyi u atau o.
4. Huruf alif yang diikuti ya berbunyi i atau Ã.
5. Konsonan diikuti huruf alif akan berbunyi fatah (bunyi a).
6. Konsonan diikuti huruf wau akan berbunyi dhomah (bunyi u).
7. Konsonan diikuti huruf ya akan berbunyi kasroh (bunyi i).
8. Konsonan di awal atau di tengah kata tanpa diikuti alif, wau atau ya berbunyi fatah ( a atau e)
9. Konsonan di akhir kata adalah konsonan mati, kecuali diikuti alif, wau atau ya.
10. Huruf ain digunakan sebagai penanda huruf k seperti pada kata rakyat :  رعيت
11. Jika dalam satu kata terdiri dari dua suku kata yang memiliki saksi huruf alif, wau atau ya maka penulisannya  seperti contoh berikut :

Bu ku =  بو كو         Ki ta = كيت          Ba ta  =   با ت          Sa ya =   سا ي

12. Jika dalam satu kata terdiri dari tiga suku kata atau lebih yang memiliki saksi huruf alif, wau atau ya maka penulisannya  seperti contoh berikut :

Be be ra pa = ببرا ف                                                             Ke ma na = كما ن

13. Konsonan yang berbunyi mati / sukun berbunyi i atau u, maka wajib memakai saksi  ي dan و  

Kiri =   كي ري                                                                      Guru =   ڬو رو


Contoh penulisan kalimat :


سيا سداڠ بلا جر منوليس عرب ملا يو
Saya sedang belajar menulis Arab Melayu



Catatan :

Semua aksara (huruf) Arab di atas ditulis menggunakan Unicode, akan tampil di browser anda jika koleksi font anda ada yang memiliki character-set Arabic (ISO-8859-6). Aksara tambahan Arab-Melayu mengambil Unicode Old-Malay, Urdu atau Persian. Contoh font yang memiliki character-set Arabic ISO-8859-6 adalah  Andalus ,  Arial,  Arial Unicode MS, Code2000,  Courier New,  Microsoft Sans Serif,  Lucida Bright,  Lucida Sans dan  Lucida Sans Typewriter, Tahoma  dan  Times New Roman.

30 komentar:

firdaus sunardi mengatakan...

ad sesikit kesalahan pada contoh "beberapa" gan,
seharusnya huruf ف diganti dengan ڤ

M. Fajrul Hidayat mengatakan...

Mantap. Sistem penulisan ini yang seharusnya digunakan untuk Bahasa Indonesia, selain aksara Jawi tentunya. Karena aksara ini digunakan oleh para cendekia dan 'ulama Nusantara sejak dulu. Semoga suatu saat nanti saya bisa bikin website bahasa Indonesia dengan aksara Arab-Melayu ini.

a2karim mengatakan...

terima kasih banyak atas bantuan anda tentang "Aturan Menulis Arab Melayu". semoga anda dan kita semua mendapat limpahan Rahmatullah swt dan Syafa'at Rusaullah Muhammmad saw. amin

tuti susilawati mengatakan...

super sekali artikelnya. wlwpn ad sedikit kesalahan tp tdk masalah.

Unknown mengatakan...

Artikel yang sangat bermanfaat. Semoga anda dan kita semua mendapat rahmat Allah swt. Dan ditambah berkah ilmunya. Amiin...

Unknown mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Ettis LM mengatakan...

Artikel yang sangat bermanfaat. Semoga anda dan kita semua mendapat rahmat Allah swt. Dan ditambah berkah ilmunya. Amiin...

Aprilia Rozalina mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Romadhon Hafni mengatakan...

Aksara ini telah diterapkan ketika zaman kolonial belanda,padahal belanda kristen,tapi sekarang malah dihapuskan oleh pemerintah sekuler,dengan embel embel Nasionalisme!!!! (Pen: coba kalian lihat Mata uang dulu,semuanya menggunakan arab melayu dan belanda)

Romadhon Hafni mengatakan...

Aksara ini telah diterapkan ketika zaman kolonial belanda,padahal belanda kristen,tapi sekarang malah dihapuskan oleh pemerintah sekuler,dengan embel embel Nasionalisme!!!! (Pen: coba kalian lihat Mata uang dulu,semuanya menggunakan arab melayu dan belanda)

Romadhon Hafni mengatakan...

Aksara ini telah diterapkan ketika zaman kolonial belanda,padahal belanda kristen,tapi sekarang malah dihapuskan oleh pemerintah sekuler,dengan embel embel Nasionalisme!!!! (Pen: coba kalian lihat Mata uang dulu,semuanya menggunakan arab melayu dan belanda)

kurt reyhans mengatakan...

makasih ya. saya sangat suka menulis arab melayu.semoga Allah swt merahmati kita semua.

aziz voice mengatakan...

tank you bro

Syahrun EL mubaraq mengatakan...

Kalau mau menulis huruh e pada awalan kata gimana?

ulfa rasyida mengatakan...

Untuk penulisan Tengku yang benar bagaimana Ka?تينجكو bukan?terimakasih

Ade Marza mengatakan...

Mohon bantuannya. Dimana bisa mendownload font Arab Melayu ini? Terima kasih

amaKumU relaxlicious mengatakan...

Download di Google Play..cari 'Tulis Jawi'

arlan toreandreflo mengatakan...

di sekolah dulu pernah belajar arab melayu

iwan ansyari mengatakan...

InsyaAllah bahasa arab melayu akan menjadi bahasa rumpun yang akan mempersatukan rumpun melayu karena bahasa dan tulisan arab melayu adalah aksara yang dipakai para alim ulama untuk memperkenalkan islam pertamakali di rumpun bangsa melayu

atong serunting mengatakan...

M
.antap arab melayu cocok untuk nkri

Tuah Jalur sakti mengatakan...

bagus artikelnya nambah ilmu pengetahuan

Tuah Jalur sakti mengatakan...

bagus artikelnya nambah ilmu pengetahuan

apa aja lahh mengatakan...

Kasih contoh selamat pagi, siang, sore, dan malam . Min makasih

احمد خيرى البنجرى mengatakan...

تريمكسىه

احمد خيرى البنجرى mengatakan...

تريمكسىه

Jokotholhe Tole mengatakan...

mungkin komputernya balum di instal arab melayu, kayak gini contoh armel:

اديق ڤرڬي برسام ايبو ككبون بناتغ مليهت كغڬورو كچيل موغيل

zulkarnain silalahi mengatakan...

semoga bermanfaat...terimakasih

Raden Siprianto mengatakan...

Terimakasih Sangat bermanfaat, tahun 1975 di smp negeri masih diajarkan huruf arab melayu dalam pelajaran bahasa Indonesia...entah sekarang

Unknown mengatakan...

mantep ini gan... saya suka banget.

Gusti Rusliansyah Feat Tungli mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

Posting Komentar